Save Our Brother

November 23, 2010 at 9:34 am (Sosial) (, , , , )


Seketika batu raksasa itu murka menyemburkan isinya, cairan yang
sangat panas. Padahal, belum kering lidah ini mengucap rasa prihatin
yang mendalam bagi saudara kita di Wasior. Belum usai getaran yang
sangat dahsyat menggoncang Mentawai. Dan belum surut air menggenangi tiap sudut Ibu Kota, tapi seketika itu pula jerit tangis kembali menggema seantero negeri tercinta.

Merapi murka. Batuknya seketika memporak-porandakan Indonesia. Coba kau tengok, anak-anak kehilangan orang tua, sang istri berpisah dengan suaminya, jeritan isak tangis menggelegar sesaat setelah mereka tahu akan keadaan orang terdekatnya.

Sesaat wajah lugu itu termenung, sekujur tubuhnya tertutup debu
vulkanik yang berguguran. Itu yang kusaksikan di lembaran koran usang
yang hampir tak diperhatikan keberadaannya.

Ini bukanlah negeri paman sam yang kerap diguyur salju kala
musimnya tiba. Ini Indonesia, yang sedang dirudung bencana. Negeri yang
sedang diselimuti kelabu kisah.

Aku Indonesia, dia Indonesia, dan kau pun Indonesia. Sudahilah
penafsiran kalian bahwa kejadian ini adalah murka dari Tuhan, karena
sesungguhnya Tuhan itu Maha Pengasih dan Penyayang.

Alangkah indahnya bila kita bersama-sama bangkit berdiri dari
keterpurukan yang telah terlewati, bangkit untuk membantu saudara kita
yang menderita. Hanya satu, mari kita pekikakkan di dalam hati kalimat “save our brother”, karena sesungguhnya kita semua bersaudara.

Iklan

1 Komentar

  1. alamendah said,

    (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Setuju banget. Kita semua bersaudara dalam Indonesia Raya, Indonesia Jaya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: